Kurniawan, Garry (2023) PELAYANAN PASTORAL BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBANGUNAN INTERGENERATIONAL LEADERSHIP DI GEREJA. Artikel Jurnal HITS.

[img] Text
PELAYANAN PASTORAL BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBANGUNAN INTERGENERATIONAL LEADERSHIP DI GEREJA.pdf

Download (523kB)

Abstract

Pelayanan pastoral adalah salah satu pelayanan gereja yang berhubungan langsung dengan pembangunan intergenerational leadership. Pembangunan intergenerational leadership yang efektif dapat menjadi jawaban perubahan di tengah situasi-situasi yang dihadapi oleh organisasi secara berkelanjutan artinya kepemimpinan yang akan berdampak, membawa perubahan dan mempertahankan keutuhan organisasi secara berkelanjutan dimana tidak hanya untuk masa kini tetapi juga masa mendatang. Sebuah organisasi yang ingin mencapai tujuan berkelanjutan perlu membangun intergenerational leadership. Intergenerational Leadership adalah satu keadaan kepemimpinan yang tidak hanya dijalankan oleh satu generasi tertentu dari usia tertentu, tapi melibatkan pemimpin dari beberapa generasi yang berbeda dalam satu kepemimpinan dalam satu masa. Dengan adanya perbedaan antar-generasi maka perspektif dan ide yang muncul dalam pengambilan keputusan beragam serta saling memberikan kontribusi positif sesuai dengan karakteristik masing-masing. Pastoral sebagai pemimpin gereja menentukan keberhasilan intergenerational leadership dalam sebuah organisasi gereja. Pelayanan pastoral memiliki kesempatan yang besar untuk mengajar, mendidik dan menginspirasi seseorang menjadi pemimpin dari berbagai usia untuk terlibat bersama dalam kepemimpinan dan membawa transformasi. Pelayanan pastoral berbasis pendidikan karakter kepemimpinan merupakan solusi dalam membangun keberhasilan intergenerational leadership di gereja. Pelayanan pastoral berbasis pendidikan karakter kepemimpinan tidak hanya menjadi jembatan antar generasi, tetapi juga menjadi budaya organisasi dan penggerak utama dalam membangun gereja yang berorientasi pada keberlanjutan. Ketika setiap generasi diberdayakan untuk bekerja bersama secara harmonis, gereja dapat menjadi komunitas yang kuat, relevan, dan berpengaruh, tidak hanya bagi anggotanya tetapi juga bagi

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
Divisions: Theology
Depositing User: Yeftania Pradita Prihanto
Date Deposited: 21 May 2026 08:54
Last Modified: 21 May 2026 08:54
URI: http://eprint.hits.ac.id/id/eprint/281

Actions (login required)

View Item View Item